Balon kades bersama Bupati Sergai sebelum ikuti tes Psikometri dan Wawancara
Sergai.com, Serdang Bedagai
Tes kedua setelah melalui sistem cat para bakal calon kades di Sergai mengikuti tes prikometri dan wawancara. Kali ini para balon kades tidak seperti tahun lalu mereka membawa istri serta suami bagi balon kades wanita Senin (9/9). terlihat ada kades yang bergandengan ada pula yang berjauhan dari pasangan muhrimnya itu
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kab Sergai H. Ikhasan AP. M.Si  mengatakan tes terdiri dari para bakal calon kepala desa, lebih dari lima orang yang ada pada 13 desa di 8 kecamtan sebanyak 98 Orang. Tes Psikometri bagi bakal calon kepala desa yang lebih dari lima orang dilaksanakan dengan maksud untuk mengetahui bagaimana psikolog atau kepribadian masing-masing calon dalam menghadapi masalah, perilaku dan kondisi dalam suatu pekerjaan.
Sedangkan tes wawancara kesetiaan terhadap Pancasila, UUD 1945, Pemerintah Republik Indonesia, Bhineka Tunggal Ika bagi seluruh bakal calon Kepala Desa dilaksanakan dengan maksud untuk mengetahui bagaimana visi dan misi dari masing-masing calon dalam mendukung program Kerja pemerintah.
Begitu juga tes kemampuan baca tulis bagi istri/suami bakal calon Kepala Desa dilaksanakan dengan maksud sebagai seorang pendukung, istri/suami harus mampu membantu suami /istri sebagai calon pemimpin di desa dan harus mampu membaca dan menulis. Papar Kadis PMD.
Dalam kesempatan itu Bupati Sergai Ir. H. Soekirman mengatakan menjadi seorang Kepala Desa selaku pemimpin di desa, bukanlah hal yang mudah sebab banyak permasalahan dan tantangan yang tentunya akan dihadapi, baik individu maupun sosial.
Sebagai calon pemimpin di Desa, tambahnya, saudara harus benar-benar mempersiapkan diri untuk menjalankan roda pemerintahan desa selama enam tahun kedepan. Dengan adanya tes wawancara ini dapat membantu para calon Kades dalam meningkatkan rasa nasionalisme terhadap bangsa dan negara khususnya di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat. Papar Bupati.
Salah satu balon Kades Kota Galuh Heriansyah mengatakan tes hari kedua diakuinya sangat mudah dan ia merasa lancar menjawab pertanyaan penguji ” Saya cuma 10 menit aja saya rasa semua gampang aja” papanya (Bd01)