TANJUNG BERINGIN-SR

Sebagai simbol petani Desa Mangga Dua, Kec Tanjung Beringin, Sergai  menggelar syukur atas panen yang di hasilkan dengan di jeput Desi Sri juga menggunakan upacara yang di sertai doa kemudian dimuliakan dengan di jeput seorang ibu yang mengenakan kedalam rinjing untuk di bawa pulang dan merupakan sebagai symbol agar panen akan mendatang menghasilkan padi yang lebih banyak.

Demikian harapan dan doa Bupati Sergai Ir, H.Soekirman  acara Ngunduh Mbok Sri atau Wiwit Pantun Pertama dirangkai dengan  Paguyuban Bedah Budaya Kabupaten Serdang Bedagai tahun 2019 Kamis (7/2).

“ Ini merupakan rasa syukur orang jawa,  walaupun jauh di peratauan tidak di tanah jawa namun kami juga masih memegang teguh adat dan budaya, kami berharap semua suku suku di Indonesia terkhusus di Sergai,  semuanya memiliki kearifan lokal bagai mana menghargai alam,  bagai mana bersyukur pada tuhan,  semoga semua suku disamping suku jawa tetap melestarikan dan merefitalisasi budaya-nya dengan restorasi” Papar Soekirman.

Dilain hal,  ditambahkan Bupati Sergai Ir H Soekirman,  bahwa kita sebagai orang tua harus terus mengawasi anak anak kita dari jerat Narkoba yang dapat menghancurkan masa depan para generasi penerus bangsa.

Di sela sela acara Bupati Serdang Bedagai Ir H Soekirman menyempatkan diri memberi nama sebuah jalan tepat di depan acara tersebut terselenggara dengan nama Dewi Sri, yang dinyakininya dapat mempermudah masyarakat yang hendak berkunjung ke tempat tersebut.

Kegiatan itu juga dihadiri Kajari Sergai Jabal Nur,  Camat Tanjung Beringin Muhammad Fahmi, mewakili Forkopimda Sergai, tokoh pemuda Dimas Tri Adji serta ratusan masyarakat Jawa Sergai. (BD01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here