SERGAI-SR

Amanah yang diemban sebagai pengurus MABMI di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat mengandung makna dan konsekuensi bahwa kita hendaknya mampu menjunjung tinggi adat dan martabat Melayu di bumi ini. Ucap Bupati Sergai Ir.H.Soekirman dalam sambutannya pada Pelantikan Pengurus Daerah Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PD MABMI) Sergai Periode 2018-2022 Selasa Sore (11/12) di halaman Kantor Bupati Sergai.

Kita tidak harus melestarikan tarian atau tradisi Melayu saja, namun nilai-nilai karakter luhur yang telah diwariskan secara turun temurun harus kita jaga bersama yang merupakan investasi masa depan dalam membangun peradaban bangsa. Mari sama-sama menjaga kebudayaan Melayu karena Sergai merupakan daerah yang memiliki kerajaan Melayu. Ucap Soekirman

Dalam waktu dekat tepatnya tanggal 16 Desember 2018 mendatang  akan diresmikan “ Kampung Budaya Melayu “ yang berlokasi di Desa Pekan Tanjung Beringin Kecamatan Tanjung Beringin. Dengan terbentuknya Kampung Budaya Melayu dapat bersinergi dengan Lembaga Majelis yang ada di Sergai khususnya MABMI untuk bersama-sama dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya Melayu di kabupaten Sergai.  Selamat atas Pelantikan MABMI Sergai Hari ini, mari tetap bersatu padu dan bersaudara. Selamat dan sukses, Takkan Melayu Hilang Di Bumi.

Sebelumnya Ketua PD MABMI Sergai H OK David Purba Gelar Datuk Setia Perkasa mengucapan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memegang tampuk pimpinan MABMI Sergai, ini adalah amanah yang harus saya laksanakan dengan sebaik-baiknya. Dengan SDM yang berkualitas khususnya putra-putri Melayu harus terus ditingkatkan seiring dengan eksisnya organisasi ini. Banyak putra-putri Melayu yang memiliki potensi untuk dimanfaatkan guna membantu program pembangunan di Kabupaten Sergai.

MABMI tidak boleh mengikuti  hal-hal yang tidak baik seperti bertikai, menghujat, dan tidak bersatu, karena hal itu akan merugikan diri kita sendiri. Untuk itu mari terus dan tetap bersatu padu, pilihan menjelang Pemilu nanti boleh berbeda, namun adat budaya Melayu harus tetap dijunjung tinggi.

Begitu juga dikatakan Ketua Umum PB MABMI Datuk Sri H. Syamsul Arifin, SE gelar Datuk Sri Lelawangsa mengatakan Pelantikan hari ini adalah yang terbaik mulai dari persiapan, kehadiran serta dukungan Pemerintah Daerah serta Forkopimda yang sangat luar biasa. Disaat zaman sekarang yang saling fitnah (hoax), saling menjelekkan, saling bertikai, hendaknya kita jangan ikut menjadi bagian dari pola tersebut. Melayu adalah suku yang sangat tidak menyukai perpecahan, fitnah serta bertikai, karena Melayu terlalu besar untuk memiliki sifat kerdil seperti itu.

Yang perlu dalam hidup ini adalah adab, agar semua orang saling hormat menghormati, seperti halnya Melayu, yang menjadi bagian dari berjayanya Kabupaten Sergai yang kita banggakan ini. Ucapnya.(BD01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here