SR-TEBINGTINGGI Tidak perlu lagi umat Islam Indonesia damai dan toleransi, karena umat Islam sejak lahir diajarkan damai dan betoleransi,dan ini merupakan anugrah dari Allah SWT.

Hal ini antara lain disampaikan Syech H.Ali Jabeer dalam tausyiahnya di Mesjid Agung Tebing Tinggi memperingati tahun baru Islam 1 Muharam 1439.H Jumat (22/9), dihadiri Walikota H.Umar Zunaidi Hasibuan, Wakil Walikota H.Oki Doni Siregar, unsur FKPD dan 4000 an umat Islam. Jika ummat Islam terbesar di dunia Indonesia tidak memiliki dan mencintai kedamaian serta toleransi, mustahil ada Indonesia seperti sekarang ini, yang indah dan damai meskipun terdiri dari berbagai suku, agama dan ras, inilah berkah dari Allah.Swt ujarnya.

Disampaikan Syech, peristiwa hijrah yang terjadi kepada Nabi Muhammad.saw merupakan peristiwa yang sangat dasyat atas ijin dari Allah.Swt. Saat ini hijrah yang kita lakukan dari keburukan menuju kebaikan, akhlak yang lebih baik, lingkungan yang jauh lebih baik. Untuk itu akidah, agama, keyakinan tidak boleh diganggu-ganggu oleh siapapun dan dimanapun,dan saling menghormati dan menghargai, itulah islam.katanya.

Islam tidak mempertentangkan masalah agama, perbedaan pandangan sesama tokoh ulama islam adalah seuatu yang wajar saja, dan itu sudah terjadi sejak dari dahulunya, dan itu sesuai dengan pemahaman masing-masing dan sama sekali tidak akan membawa perpercahan umat islam. Syech, juga dalam tausyiahnya juga mengkisahkan tentang perjalanan hijriah nabi Muhammad,saw dan diisi dengan berbagai pertanyaan kepada para pengunjung dan diberikan hadiah langsung oleh Syech.

Sebelumnya Walikota Tebing Tinggi H.Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan terima kasih kepada Syech yang telah memimilih Kota Tebing Tinggi untuk kunjungan yang kedua kalinya terutama dalam menyambut 1 Muharam 1439 H ini. Ini pertanda Syech H.Ali Jabeer sayang kepada jemaah Kota Tebing Tinggi dan mudah-mudahan ini akan membawa berkah bagi Kota Tebing Tinggi menjadikan Tebing Tinggi Kota ” Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur “

Dan Walikota pada kesempatan itu juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga Kota Tebing Tinggi yang belum lama ini rumahnya terendam banjir, kita sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasinya, namun kekuasaan Allah.Swt tidak ada tandingannya.ujarnya Diharapkan Walikota kiranya khususnya umat Islam Tebing Tinggi jangan mudah terpancing dengan isu-isu dan berita-berita Hoax yang sama sekali tidak ada kebenaranya, yang hanya ingin memecah persatuan dan kesatuan bangsa kita.

Pada acara Tablig Akbar tersebut Pemerintah Kota Tebing Tinggi juga menyerahkan santunan kepada 175 orang anak yatim piatu yang berasal dari 5 Kecamatan se kota Tebing Tinggi, usai memberikan tausyiah ustad Syech H.Ali Jabeer,melakukan sholat Jumat di Mesjid Raya Nur-Addin Tebing Tinggi sebagai khatib Jumat( BD01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here