SR-SERGAI Bupati  Ir. H. Soekirman secara resmi melepas Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menuju Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan ke-XV Tahun 2017 ke Banda Aceh, Nangroe Aceh Darussalam di halaman Kantor Bupati di Sei Rampah, Kamis (4/5).

Dalam sambutannya Bupati Soekirman memberikan dorongan semangat dan motivasi kepada para peserta rombongan menuju Penas tahun ini. Kita bisa melihat dari sudut manapun bahwa Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat adalah daerah yang agraris, meskipun banyak industri namun tetap saja semuanya berbahan dasar dari sektor pertanian secara luas.

Kehadiran kita di Banda Aceh nanti selain untuk belajar dan bertukar informasi juga untuk melakukan kegiatan advokasi memperjuangkan agar taraf hidup penyuluh dapat ditingkatkan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal ini dikarenakan Pemerintah masih mengklasifikasikan tenaga penyuluh yang diatas 35 tahun dan belum diangkat menjadi PNS. Untuk itu Bupati Sergai mengajak pada seluruh KTNA agar sama-sama menjadikan ajang ini tidak menimbulkan anarki tetapi menjadi ajang advokasi yang sifatnya intelektual, katanya.

Lebih lanjut dikemukakan Bupati, dengan mengambil inspirasi pada ajang Pameran Kerajinan Tangan Inacraft tahun ini, Sergai mampu mencapai prestasi sebagai juara ke-3 dari 1.400 stand se-Indonesia. Penghargaan bergengsi  yang diserahkan oleh perwakilan PBB tersebut diberikan karena Sergai menampilkan kerajinan berbahan dasar alam, bukan plastik atau sintetis. “Bukan tidak mungkin kontingen kita dapat menonjol dalam event Penas ini dan Sergai menyumbangkan beras organik, ikan asap serta telur asin,  jadilah duta sergai untuk mengenalkan potensi daerah pada acara tersebut, pesan Soekirman.

Sebelumnya Ketua KTNA Sergai Rasdiaman Damanik dalam sambutannya mengutarakan kegiatan Penas ke-XV ini diikuti unsur KTNA dan Perhipptani sejumlah 68 orang. Outputnya adalah utk meningkatkan kepemimpinan dan kemandirian KTNA agar KTNA Sergai dapat maju dan berkembang. Kesempatan ini juga akan dipergunakan guna melaksanakan studi banding dan transfer informasi serta ilmu pengetahuan dengan petani/nelayan sei-Indonesia.(Bd01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here